Jagalah kesehatan pasien (dan pengantar)

Notes ini saya tulis saat saya sedang berdiri di depan kasir sebuah rumah sakit. Sekarang saya sudah berdiri dan menunggu proses pembayaran kira-kira 30 menit. Spektakuler bukan?😀

Ini notes yang saya buat khusus untuk para pengantar pasien:

Pastikan Anda memiliki fisik yang kuat sebagai pengantar karena :
1. Rumah sakit itu luaaas, dan kita tidak diperbolehkan menggunakan sepatu roda untuk menempuh titik satu ke titik yang lain. Padahal itu efektif lho.

2. Antrian nya panjaaang, apalagi kalau kasirnya tidak saling online antara satu dengan yang lain, alias manual. Hellaaaaw, 2014 masih pake sistem manual..? Diledekin tuh sama Siti Nurbaya.

3. Sekalipun Anda sudah berada di meja kasir, jangan berharap terlalu tinggi. Apalagi Anda pengguna asuransi. Weleh-weleh. Banyak kali ini proses tunggu ina-inu nya.

4. Tahan lapar. Mana ada yang pengertian sama kita, udah isi perut atau belum. Dan makanan Rumah Sakit mana ada yang enak. Kalaupun enak, berbanding lurus dengan mahal. Gimana? Dilematis bukan?

5. Poin tambahan, punya iman yang kuat. Anda tidak akan tahu kapan hasrat membuncah untuk nampol orang di depan Anda. Baik itu petugas administrasi, suster jutek, ataupun tukang dorong pot-pot kembang yang siul-siul ganggu. *tandain mukanya satu2*

Tapi segimanapun menyebalkannya semua proses yang berlangsung ini (dan semoga nggak sering berulang atau tidak harus lagi menjalani sama sekali) kita butuh Rumah Sakit.
Kita perlu tenaga medis, kita perlu pengobatan yang layak, kita perlu kesembuhan, tapi tetep, kita nggak perlu digodain sama mamang-mamang tukang dorong pot kembang.

Akhir kata, sebenernya ga ada kesimpulan yang lebih tepat daripada…Jagalah kesehatan. Semua akan lebih indah, semesta tentu akan lebih kooperatif.

Salam,
Kieky Cahya yang masih geregetan pengen nampol itu tukang dorong pot kembang.

P.s total saya berdiri 45 menit sampai notes ini selesai dan pun proses pembayaran belum kelar.
Hiduplah Indonesia Raya!!

1 Komentar

Filed under random, Uncategorized

One response to “Jagalah kesehatan pasien (dan pengantar)

  1. Heheh,mba kieky (mf klo slah sebut ya mba). Ya mungkin si maman2 tukang pot bunga itu tau kalo mba itu seorang penyiar,apa lagi kan mba cantik(et tp ini fakta lho mba) siapa tau juga si mamang itu suka denger in I Radio en salah satu fans mba.
    Sy fikir sy jga akan melakukan yg sama sama si mamang2 tukang pot itu. Hehhe. Ya mungkin moment si mamang itu ga berbadning lurus dgn mood mba yg sedang bete nunggu,45 menit.kaya wasit. (Hehhe ) mf lho mba sy koment,siapa tau tukang pot itu dokter yg lg nyamar. Heheh(jd negatif tingting. Eh thinking. Heheeh. Mf ya mba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s