Dia dan doa (sapaan untuk hatimu)

Cantik, apa kabar?
Lama aku tak mendengar kau bersuara, seolah ketakutan.
Bagian masa lalu mana lagi yang membuatmu ragu?
Semua kerikil sudah kusingkirkan.

Kau lihat di sana?
Batu-batu besar itu?
Tugasmulah untuk menyingkirkan.
Tenang, kau punya seumur hidup untuk menyelesaikan.

Cantik, coba dengar.
Saat nanti kau merasa kelelahan, bukanlah dosa untuk berhenti sejenak dan beristirahat.
Mengatur langkah sebaik-baiknya itu perlu.
Kau tak ingin terjegal untuk ke sekian kalinya bukan?

Terus saja kau menggeleng.
Kau menutup telinga, akal sehat, dan hatimu.
Kalau dianggap perlu, lakukanlah.
Tapi dia masih saja bisa menyusup ke dalam dan menghancurkan semuanya.

Cantik, tenang saja.
Belum semua upaya kau lakukan.
Belum semua usaha kau kerahkan.
Masih ada lagi satu percobaan.

Hancurkan dia dengan doa.

Dia dan doa.

Berselisih satu vokal, tapi terpisah jurang maknanya.
Yang satu menghancurkan, yang satu menguatkan.

Cantik, mulailah berdoa.

4 November 2012,
kepada si cantik yang ada di setiap yang membaca,
lihatlah ke dalam dada, dia ada di sana.🙂

Tinggalkan komentar

Filed under random

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s